Arsitektur Taman Opera Park
Operaparken (Opera Park / Taman Opera), di Kopenhagen, Denmark.

Taman ini terletak di bagian selatan Dokøen (sebuah pulau di pelabuhan Kopenhagen), tepat di antara Royal Danish Opera House (Operaen) dan kawasan urban baru Papirøen (Paper Island).

Taman seluas sekitar 21.500 m² ini memiliki sekitar 225 spesies tanaman berbeda, termasuk 600 pohon, 80.000 tanaman tahunan (perennials), dan 40.000 umbi bunga.

Desainnya terinspirasi taman romantis abad ke-19 dan disusun seperti panggung opera (latar belakang, tengah, dan depan), dengan variasi musiman yang menarik burung dan serangga


Pohon snebære (snow pear) setinggi 5,4 meter, yang memberikan oksigen cukup untuk seseorang bernapas 15 hari/tahun, menyerap CO₂ setara jarak tempuh mobil 118 km/tahun, menangkap 1.602 liter air hujan, serta menarik burung kecil seperti blackbird dan silkehale.

Operaparken dibangun tahun 2019–2023 di atas parkir bawah tanah 2 lantai (sekitar 300 tempat, termasuk charging points). Dirancang oleh arsitek COBE sebagai taman modern-romantis yang terbuka untuk publik (meski milik pribadi lewat Operaparkfonden).
Didonasikan oleh A.P. Møller og Hustru Chastine Mc-Kinney Møllers Fond til almene Formaal. Dibuka resmi 27 Oktober 2023. Pada 2024, taman ini memenangkan beberapa penghargaan arsitektur/landscape.
Semoga anda dapat singgah dan berkunjung ke tempat ini.
Sumber Foto: [Moca]
——
[Rakyat.id]