Sajak

  Melihat Senja Warna senja terkadang selalu berubah mengikuti kondisi keadaan cuaca, melewati panas terik matahari, rintik air hujan dan angin berawan membawa pesan Lalu

Sajak, Pemikiran Kritis

Ingatanku selama satu tahun terpukul telak kepada jalan kekuasaan Kemenangan bukan merupakan perayaan Kekalahan bukan berarti diam Tidak melawan dan berbicara Tetapi Luka borok kekuasaan

Sajak

Datang Ke Oslo Kapal akhirnya bersandar di dermaga Bertukar isi, cerita dan pengalaman perjalanan Sejarah, bangunan tua terselip dalam mimpi   Berbagi semua imajinasi tempo

Sajak

  Hari Pahlawan Kini Bergerak tertembak , tertangkap dan terlindas Menjaga asa tak kunjung di garis hitam putih Menerkam ruang , Mencatat waktu perjuangan Gelap

Sajak

Terpinggir dan Melangkah   Tiga batang Jembatan bambu, terikat satu sama lain Berseragam cokelat tas di punggung Sepatu terpegang erat Ayo kita mulai melangkah Mereka

Sajak

Dunia buku Ketika semua negara membebaskan semua buku u/ dibaca, diunduh lalu diupload dalam mesin pembaca. Tetapi ada negara yang membiarkan buku² menjadi tertangkap dlm

Sajak

Tak terdengar oleh kata , tak terlihat oleh dentingan piring makanan , tak tercium bagi setumpuk makanan. Meracik makanan tak terasa dalam hati, hanya angka

Sajak

Senja Kau hadir dengan berbagai rupa Warna tak terhingga penuh kejutan Berbeda tapi tak akan sama Waktu pun berlalu terlewati Kisah hari tertinggal penuh kenangan

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.