Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/FESTIVAL SRIWIJAYA KE – 29 HARMONI SUMSEL DALAM GELORA SRIWIJAYA”
Imt - Gt Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Tiga Negara
Budaya Indonesia

FESTIVAL SRIWIJAYA KE – 29 HARMONI SUMSEL DALAM GELORA SRIWIJAYA”

By rfq
28 Oktober 2021, 05:10:07 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada FESTIVAL SRIWIJAYA KE – 29 HARMONI SUMSEL DALAM GELORA SRIWIJAYA”
Rakyat.id – Palembang, 23 Oktober 2021 – Penyelenggaraan Festival Sriwijaya XXIX diharapkan tidak hanya meningkatkan kembali gairah pariwisata di Sumatra Selatan, namun juga mendorong geliat UMKM khususnya di subsektor ekonomi kreatif.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri acara pembukaan Festival Sriwijaya XXIX.
“Berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, hari ini kita gagas Festival Sriwijaya ke-29 tahun 2021 yang juga menghadirkan pameran produk-produk UMKM ekonomi kreatif dari seluruh subsektor. Harapannya bisa membuka kembali lapangan kerja dengan meningkatnya penjualan UMKM,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, Jumat (22/10/2021) di Taman Budaya Sriwijaya, Palembang, Sumatra Selatan.
Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga Uno berkesempatan melihat produk-produk ekonomi kreatif yang dihadirkan. Ia pun mengajak masyarakat yang datang untuk membeli produk-produk UMKM.
“Kita tahu saat ini UMKM sedang kesulitan, kita harus mensupport sektor parekraf dengan menjadi Rojali yaitu rombongan jadi beli, jangan hanya jadi rohali atau rombongan hanya lihat-lihat. Ayo kita gercep, ‘begancang’ membantu UMKM agar usaha kreatif kembali menggeliat dan membantu terciptanya lapangan pekerjaan,” kata Sandiaga.
Festival Sriwijaya XXIX berlangsung secara hybrid dari Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring, Palembang, mulai 22 hingga 28 Oktober 2021. Mengangkat tema “Harmoni Sumsel dalam Gelora Sriwijaya”, Festival Sriwijaya tahun ini menghadirkan gelar budaya 500 seniman dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumatra Selatan.
Untuk pelaksanaan tahun 2021, seluruh tampilan seni akan dilaksanakan dalam satu kali kesempatan yang di dalamnya sudah terdapat seni tari, lagu, dan teater. Acara ini juga dimeriahkan dengan talkshow tentang budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Di ajang ini juga terdapat 17 pameran subsektor ekonomi kreatif diantaranya berbagai macam kerajinan tangan dan kain khas Sumatera Selatan serta tidak ketinggalan kuliner.
Ajang yang kerap disebut sebagai hajatan besar warga Sumatra Selatan ini juga paling ditunggu karena tahun lalu festival ini ditunda karena pandemi COVID-19.
Menparekraf Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf/Baparekraf akan terus mendukung penyelenggaraan Festival Sriwijaya. Salah satunya dengan meningkatkan skala penyelenggaraan dalam lingkup internasional.
“Acara ini teradaptasi dan berhasil. Harapannya ini jadi kebangkitan dan kepulihan dari sektor ekonomi serta pariwisata kreatif. Saya apresiasi kegiatan ini. Tahun depan kami sudah rencanakan kolaborasi dengan praktisi event internasional, kita akan membawa festival Sriwijaya ke tingkat internasional sehingga kita akan undang partisipan-partisipan dan pengunjung dari negara-negara luar, seperti negara-negara yang memiliki hubungan dengan Kerajaan Sriwijaya dulu,” kata Sandiaga.
Gubernur Sumatra Selatan, Herman Daru, mengatakan, saat ini Sumatra Selatan sedang dalam tahap pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggiatkan kembali tempat-tempat wisata dan seni budaya.
“Keanekaragaman seni budaya di Sumatra Selatan sudah sangat lama dikenal. Bersama DPRD, kita juga telah keluarkan perda kearifan lokal, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2021 untuk mengembalikan ciri khas dari Sumatra Selatan,” kata Herman Daru.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events), Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani.
Sumber & Foto: (KEMENPAREKRAF/BAPAREKRAF)
[RID/fiq]
Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

Rakyat News
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Kemendikbudristek
Previous

PEKAN KEBUDAYAAN NASIONAL 2021

Kemenpora Ri Scaled
Next

PEMUDA PELOPOR & PASANGAN MUDA INSPIRATIF 2021

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.