Bagaimana Index Korupsi Asia Tenggara

  • Whatsapp
Korupsi Asia Tenggara
Oplus_16908288

Sampurasun! Bahan bacaan edukasi, mempunyai indikasi pengetahuan umum dan transparan.

Jangan bergembira, ini KORUPSI!

Bacaan Lainnya

📌Indeks korupsi Asia Tenggara biasanya diukur melalui Corruption Perceptions Index (CPI) atau Indeks Persepsi Korupsi yang diterbitkan oleh Transparency International.
Skor CPI berkisar dari 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih), dan peringkat lebih rendah berarti lebih bersih.

📋Data terbaru adalah CPI 2025 (dirilis Februari 2026), yang mencakup 182 negara. Di kawasan Asia Tenggara (termasuk negara-negara ASEAN plus Timor Leste), terdapat kesenjangan yang sangat lebar antara negara-negara. Singapura tetap menjadi pemimpin jauh di tingkat regional sekaligus global (peringkat 3 dunia), sementara beberapa negara lain masih berjuang dengan tingkat persepsi korupsi yang tinggi.

Img 20260211 174443
Oplus_16908288

📝Berikut adalah daftar skor dan peringkat perkiraan untuk negara-negara utama di Asia Tenggara berdasarkan CPI 2025 (dari sumber terpercaya seperti Transparency International, Statista, dan laporan regional):

📊Singapura: Skor 84 (peringkat global ~3) → Jauh paling bersih di kawasan dan Asia Pasifik.
📊Malaysia: Skor 52 (peringkat ~54) → Posisi kedua terbaik di ASEAN.
Timor Leste: Skor 44 (peringkat ~73) → Menunjukkan kemajuan bertahap.
📊Vietnam: Skor ~41
📊Indonesia: Skor 34 (peringkat ~109) → Turun dari tahun sebelumnya, setara dengan Laos.
📊Laos: Skor ~34
📊Thailand: Skor 33 (peringkat ~116) → Turun sedikit.
📊Filipina: Skor ~32-33 (peringkat ~120) → Menurun signifikan dalam beberapa laporan.
📊Kamboja: Skor ~20-22
📊Myanmar: Skor 16 (peringkat sangat rendah, dekat dasar global) → Salah satu yang terburuk di kawasan.

Rata-rata skor kawasan Asia Pasifik (termasuk Asia Tenggara) sekitar 44 pada tahun-tahun terakhir, dengan tren stagnan atau sedikit menurun karena isu seperti korupsi yang menghambat penanganan perubahan iklim, lemahnya institusi, dan impunitas.

📚Secara keseluruhan, Asia Tenggara menunjukkan kontras tajam: Singapura menjadi contoh sukses dengan penegakan hukum yang kuat, sementara banyak negara lain masih menghadapi tantangan serius seperti patronase politik, korupsi di pengadaan barang/jasa, dan pelemahan lembaga anti-korupsi.

📓Untuk data paling akurat dan detail per negara, kamu bisa langsung cek situs resmi Transparency International di https://www.transparency.org/en/cpi/2025. Ada juga analisis regional yang menyoroti bagaimana korupsi di kawasan ini saling terkait dengan isu iklim dan tata kelola pemerintahan📌.

——
[Rakyat.id]

Pos terkait