Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/Indonesia Masih Dipercaya Untuk Investasi Perusahan Besar | PT Wavin | Jateng
Indonesia Masih Dipercaya Untuk Investasi Perusahan Besar | Pt Wavin | Jateng
Budaya Indonesia

Indonesia Masih Dipercaya Untuk Investasi Perusahan Besar | PT Wavin | Jateng

By rfq
5 Oktober 2022, 03:10:52 2 Min Read
0

Rakyat.id – Jawa Tengah, -Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didamping Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Menteri Investasi Indonesia merangkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia pada hari ini, Senin (3/10) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pabrik PT Wavin Manufacturing Indonesia di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan pabrik Wavin dari Belanda ini menandakan bahwa Indonesia masih menjadi tempat tujuan berinvestasi ditengah krisis finansial dunia saat ini.

“Meskipun dunia pada posisi krisis finansial, tetapi Indonesia masih dipercaya untuk investasi perusahaan-perusahaan besar dunia. Tadi sudah disampaikan oleh Mr. Sameer (CEO Orbia) bahwa karena stabilitas ekonomi dan politik di negara kita,” ujar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, di tengah situasi dunia yang dilanda krisis pangan, energi, hingga finansial, semua negara akan berlomba untuk berebut investasi. Alasannya, karena dengan investasi maka nilai tambah, lapangan pekerjaan, penerimaan negara, hingga cadangan devisa akan tercipta.

“Kalau dulu sebelumnya kita impor, setelah pabrik Wavin ini jadi, impornya sudah tidak ada lagi, dan di Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Batang, tercipta lapangan kerja yang tidak kecil,” imbuhnya.

Presiden menuturkan bahwa kehadiran pabrik pipa milik PT Wavin ini akan memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus akan diekspor ke negara-negara di Asia Pasifik, Australia, hingga Eropa. Presiden berharap investasi ini akan turut memacu pertumbuhan ekonomi nasional. “Inilah saya kira hal yang terus akan kita kejar, investasi apapun, karena itu sekali lagi akan menciptakan lapangan kerja yang sangat besar, kemudian pajaknya bisa menambah penerimaan negara dan cadangan devisa kita, dan yang paling penting akan men-trigger pertumbuhan ekonomi di negara kita,” jelasnya.

Menambahkan yang dikatakan Presiden, Menteri Investasi Indonesia merangkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan, masuknya PT Wavin dari Belanda ke Indonesia ini bermula dari instruksi Presiden yang meminta untuk mencari banyak investor pada tahun 2020 yang lalu saat pandemi.

“Bulan September 2020 kami ke Belanda, kami mencoba untuk melakukan pendekatan kepada Wavin, karena 80% pipa di Indoensia keberadaanya melalui jalur impor dan alhamdulillah kita rayu mereka untuk menanamkan investasinya di Indonesi, tadinya mereka mau menanamkannya di negara lain di Vietnam, kita kasih tawaran yang baik alhamdulillah mereka hadir untuk groundbreaking pada hari ini,” ujar Bahlil.

Bahlil mengatakan bahwa Pembangunan pabrik PT Wavin ini merupakan yang terbesar dengan pasar produksi bukan hanya untuk Asia Tenggara dan Pasific tapi juga untuk pasar ekspor Eropa. “Menurut laporan dari mereka, pabrik yang mereka bangun ini yang terbesar dan produksinya tidak hanya untuk penestrasi di Asia Tenggara dan Pasific tetapi juga untuk diekspor ke Eropa,” lanjut Bahlil.

Selain Menteri ESDM dan Kepala BKPM Nampak hadir dalam acara juga, Duta Besar Belanda untuk Republik Indonesia Lambert Grijns, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Selain itu hadir pula President Wavin Group Maarten Roef, CEO Orbia Sameer Bharadwaj, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Pj. Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Sumber & Foto: {KEMEN ESDM RI}


[rakyatid]

Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

Ivestasi
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Presiden Joko Widodo Rapat Kabinet Persiapkan Pertemuan Puncak Ktt G20 | Bali
Previous

Presiden Joko Widodo Rapat Kabinet Persiapkan Pertemuan Puncak KTT G20 | Bali

Belajar Dari Suporter Mu
Next

Belajar Dari Supporter MU

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.