Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/Laras Berpendapat Terpenjara di Ruang Demokrasi
Terpenjara Di Ruang Demokrasi
Budaya Indonesia

Laras Berpendapat Terpenjara di Ruang Demokrasi

By rfq
28 Desember 2025, 06:12:30 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Laras Berpendapat Terpenjara di Ruang Demokrasi

Hati-Hati bahan bacaan ini mempunyai kandungan edukasi kebebasan berpendapat. Bukan tulisan berisi gosip, sex dan cerita mistik.

 

Di awali dengan kisah

Terpenjara di Ruang Demokrasi

Para koruptor terus berlari, melompat, berteriak dari panggung kekuasaan Istana para raja, bersembunyi di serambi hutan, melobi jaringan ke sarang jaringan lain, ke dahan lebih kuat dan membuat lubang persembunyian di dalam gua.

——————–

Mereka kerap menulis pesan, catatan kaki, beritikad kerakusan kesepakatan, menyampaikan pesan – kejadian, boikot kursi kekuasaan, menyelipkan amplop kematian untuk penentu kesimpulan akhir.

Mereka para penguasa bisa melakukan aksi tanpa di ketahui para bangsa biasa.

*Pilihan para koruptor yaitu penjahat, perusak lingkungan, penguasa serakah, pemberi kesepakatan kehancuran untuk membersihkan nada sumbang.

*Bungkam , Ancam, Menutup Debat Demokrasi, Merencanakan Pembunuhan, lalu berikan opsi  lain atau ikut bergabung dalam lingkaran setan.


Seorang putri para bangsa dengan tangan kosong,  berpendapat melihat kenyataan keras. Lalu Laras melakukan pembelaan perlawanan menentukan nasibnya sendiri. Seorang putri pemberani, bertarung mencari keadilan bagi kepentingan bersama para bangsa lainnya untuk menikmati alam demokrasi.

Akan terlahir dimensi kekuatan baru bagi ruang keutuhan berpendapat, kebebasan,berpikir, bertindak dan memutuskan.
Tidak ada kesalahan untuk Laras, berpendapat sesuai dengan apa yang terlihat jelas dalam media , siaran, obrolan, pendapat dan kommentar,

Secara tindakan manusia. Kalau text tersebut sumbang biarkan saja, hal tersebut merupakan kritik bukan ancaman.

Tidak bergerak tanpa pasukan, perintah dan tugas.

Itikad respon melihat sesuatu hal melanggar kode etik rasa kemanusiaan lalu bertindak, karena tidak setuju lalu ungkapnya di dalam ruang negara Maya Digital merupakan hal biasa Saja .

Manusia para bangsa bersuara di ruang digital internasional. Tidak ada permasalahan, ruang digital maya mempunyai pimpinan paling
demokrasi, bebas, dinamis,  bertanggung jawab.

*Tetapi Laras melawan dengan pikirannya, pendapat, keadaan langsung & teknologi sosial dunia Maya, terbentuk rasa kemanusiaan serta solidaritas.

Laras remaja putri yang mempunyai kekuatan bertarung dalam gagasan ,memperjuangkan pendapat demokrasi yang dimiliki manusia merdeka, lalu berhadapan dengan para penguasa dan pengadil yang merupakan penyelenggara kekuasaan.

* Laras Singa Demokrasi, selalu mengaung menggetarkan isi rimba demokrasi, berikan pesan kemanusiaan, memperkuat arti solidaritas.

*Mencekam kekuasaan, mempunyai kekuatannya sendiri untuk menakutkan nyali para penguasa.

Singa demokrasi akan mendapatkan para pengikut loyalitas, satu suara, bersanding menjaga alam rimba demokrasi. Bahkan jutaan Laras Singa
Demokrasi akan terlahirkan kembali, lebih tajam, fokus , berani, jujur, pandai menentukan sikap.

Wanita berkarakter akan tampil di negara luas sejahtera, menentukan nasibnya sendiri, berkemanusiaan lalu memperjuangkan haknya.
*Bebaskan Laras Singa Demokrasi
Persiapan menunggu waktu perubahan, membuat para penguasa mulai menghitung , memberikan dasar, menebalkan garis hitam.

*Bergetar, bersembunyi dalam ruang keadilan & istana para penguasa.
Pengadil sejati akan tampil cepat ataupun lambat, menentukan nasib para bangsa lainnya. Membawa kebijakan terbaru, kesimpulan hidup lalu kesejahteraan bersama.

Isi rimba alam demokrasi akan berpesta dengan keadilan, kesamaan lalu berpendapat yg berbeda.
*
*
Bebaskan Laras, warga para bangsa yang setiap waktu akan hadir, dalam dimensi apapun , akan terlahirkan kembali, siapapun namanya kelak lalu
terpenjara, lahir kembali, membela, melawan , berputar, selalu mencari titik keadilan.

Laras Singa Demokrasi, berjuang tanpa senjata Laras panjang, haknya teks , pikiran, pendapat,fakta Dan kebenaran. Memperjuangkan kebebasan berpendapat, berkemanusiaan,
bertindak di alam Demokrasi.

Laras Singa Demokrasi Tidak berkuasa atas apapun, mengapa negara
takut terhadap remaja putri ?

Tanpa senjata?

Tanpa kekuasaan?

Tanpa Jaringan kejahatan ?

Empat bulan sudah dipenjarakan.

Bebaskan Laras

————–

Tanpa syarat.

Penulis : [ MoC ]

Sumber Foto: [darisegalasumber]


[Rakyat.id]

Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

EsaiSuara Rakyat
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Makanan Tradisional Khas Indonesia
Previous

100 Makanan Tradisional Khas Indonesia Lengkap dari Sabang sampai Merauke

Img20260209152633
Next

Pemilik Negeri Tak Pernah Bungkam

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.