Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/Suara Hati Nelayan Tumpang Pitu
Img 20180216 Wa0004
Budaya Indonesia

Suara Hati Nelayan Tumpang Pitu

By rfq
16 Februari 2018, 09:02:28 2 Min Read
0

BANYUWANGI. Perjuangan tolak tambang emas tumpang pitu semakin ramai. Warga berduyun-duyun memadati lapangan Dusun Pancer, lokasi Desa Sumber Agung, Kecamatan Banyuwangi. Hiburan menonton film dokumenter, versi layar lancap digelar secara swadaya warga Dusun Pancer.

 

Img 20180216 Wa0006

Untuk menambah kemeriahan, warga mengadakan sablon kaos gratis, semuanya berjajar rapi, membawa kaos untuk disablon.

Semangat para warga untuk menjaga lingkungan alamnya terbukti ketika warga dengan antusias datang ke acara nonton bareng, film yang diputar dalam kesempatan ini berjudul Bye-Bye Buyat.

Film dokumenter berdurasi 35 menit ini menceritakan kondisi masyarakat Buyat, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Tentang bagaimana akibat pencemaran limbah logam berat dari PT Newmont Minahasa Raya. Warga Buyat tidak hanya menderita sakit, tapi harus meninggalkan tanah kelahirannya menuju Desa Duminanga, Molibagu.

Rangkaian acara film layar tancap berakhir pada pukul 21.30 WIB
diakhiri oleh penampilan dari Nonna3in1 yang menyanyikan 5 buah lagu.

 

Img 20180216 Wa0005

Beberapa kutipan pernyataan warga  yang berhasil dituliskan  www.terbit.co

“Pokok e perjuangan menolak tambang emas tumpang pitu jangan sampai kendor, Semangat!” teriak Nur Hidayat sambil sibuk menyablon kaos.

” Acara Nonton Bareng ini adalah suatu bentuk kekompakan warga pancer. Kami warga Pancer adalah mayoritas pekerjaannya nelayan, posisi tambang PT.BSI berada sangat dekat dengan tempat pelelangan ikan.
Kaki Gunung Tumpang Pitu merupakan teluk Pancer, tempat kami mencari nafkah. Disini tempat dan rumah kami, kami tidak ingin terusir dan terusik. Kami ingin hidup tentram dan nyaman” Ungkap penjelasan Fitri.

“Besar atau kecil sumbangsih kita jangan dipikir yang penting saling bahu membahu dalam berjuang. Hari ini 500 orang, kedepan ribuan kali lipat yang akan peduli pada lingkungan tumpang pitu” ujar nonna3in1.

Perlu diketahui bersama bahwa Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran adalah sebuah kampung nelayan.

Bagi nelayan dusun Pancer, Desa Sumberagung, keberadaan Gunung Tumpang Pitu adalah ‘tetenger’ bagi mereka saat melaut.

Setiap pagi, ketika mereka berada di laut lepas, titik yang mereka cari untuk menentukan arah adalah pulau Nusa Barong di sebelah Barat, Gunung Agung di sebelah Timur dan Bukit Tumpang pitu ditengah-tengahnya. Dari situlah mereka bisa mengarahkan haluan, menuju Puger, Rajegwesi, Pancer ataupun Muncar.

Jika bukit Tumpang Pitu menghilang maka mereka akan kehilangan salah satu tetenger daratan yang menjadi acuan arah.

(jt0/klq/rid)

Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

BanyuwangiPejuang Lingkungan
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Img 20180128 Wa0012
Previous

Ejakulasi Korupsi

Img 20180101 Wa0021
Next

Sumpah Jabatan (sajak)

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.