Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/Kaisar Kuning
Kaisar Kuning
Budaya Indonesia

Kaisar Kuning

By rfq
9 November 2021, 03:11:42 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Kaisar Kuning
Pu Yi Alias Kaisar Kuning berumur tiga tahun pada 1908, saat ia pertama kali duduk di singgasana yang diperuntukkan bagi Anak2 Surga. kaisar kecil itu menjadi satu2nya orang di China yang boleh memakai warna kuning. mahkota mutiara melesak menutupi matanya, walaupun memang tak banyak yang bisa dilihat. terbungkus dengan jubah sutra dan emas, ia memikul beban Kota Terlarang yang maha luas, istananya, penjaranya, dan sejumlah besar sida2 yang selalu mengelilinginya.
Kerajaan runtuh dan oleh Inggris, Pu Yi dijadikan Henry. belakangan, Jepang mendudukkannya di tahta Manchuria, dan ia mempunyai tigaratus punggawa yang makan dari sisa sembilan puluh jenis hidangan untuknya.
Di China, kura2 dan bangau adalah simbol kehidupan abadi. walaupun Pu Yi sang Kaisa Kuning bukan kura-kura ataupun bangau, ia tetap bisa mempertahankan kepalanya tidak terpenggal. sesuatu yang sangat jarang terjadi untuk orang dalam kedudukannya.
Pada tahun 1949, ketika Mao mengambil alih kekuasaan, Pu Yi mengakhiri karirnya dan beralih ke Marxisme-Leninisme.
di akhir tahun 1963, ketika saya mewawancarainya di Beijing, ia berpakaian seperti orang2 lain, seragam biru dengan kancing rapat ke kerah, manset kemeja tuanya menjulur dari lengan jasnya. ia mencari nafkah dengan menjadi pemangkas tanaman di Kebun Raya Beijing.
 Sang Kaisar Kuning heran ada orang yang tertarik mewawancarainya. ia menderas mea culpa-nya, “saya pengkhianat, saya pengkhianat,” dan dengan nada monoton ia mengulang berbagai slogan selama berjam-jam.
Beberapa kali saya berhasil menyela. tentang bibinya, permaisuri, sang burung phoenix, yang diingatnya hanya wajahnya yang seperti mayat, yang membuatnya menangis ketakutan. ia memberi Pu Yi sang kaisar Kuning permen dan Pu Yi melemparkan permen itu ke lantai.
Tentang perempuan, ia mengatakan kepada saya ia mengenal mereka dari daftar foto untuk dipilih yang diberikan oleh penguasa Mandarin, Inggris, atau Jepang kepadanya. akhirnya, berkat Mao, ia bisa menikah dengan seorang perempuan yang sungguh2 dicintainya.
“Boleh saya tahu siapa dia?”
“Seorang pekerja, perawat di rumah sakit. kami menikah pada 1 Mei.”
Saya bertanya kepadanya apakah ia anggota Partai Komunis. tidak, ia bukan anggota.
Saya bertanya apakah ia ingin menjadi anggota.
Penerjemah yang bernama Wang, bukan Freud, pasti sudah kecapekan, karena ia menerjemahkan:
“Bagi saya, itu akan merupakan horor maha tinggi.”*
Pengarang Buku : Eduardo Galeano
Sumber Buku : Mirrors
Penterjemah . wardah hafidz.
note:
*mungkin ia menjawab “honor” (kehormatan), tetapi menurut perkiraan Galeano penerjemah sudah kecapekan sehingga terjemahannya atas jawaban Pu Yi menjadi “horor.”
[RID/fiq]
Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

Eduardo GaleanoEsaiMirrorsWardah Hafidz
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Kemenlhk Ri 1 Scaled
Previous

COP26 PRESIDEN RI JOKOWI TEGASKAN KERJA NYATA BIDANG LHK

Negeriku
Next

NEGERIKU & NEGERI MU

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.