Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/Rumah Produksi Simpul Pertumbuhan Ekonomi Di Apawer – Sarmi Barat | Papua
16480080008265 Scaled
Budaya Indonesia

Rumah Produksi Simpul Pertumbuhan Ekonomi Di Apawer – Sarmi Barat | Papua

By rfq
23 Maret 2022, 02:03:04 3 Min Read
0
Rakyat.id – Sarmi – Papua.- Kedatangan Menteri Sosial Tri Rismaharini mendapat sambutan hangat masyarakat, saat ia tiba di Apawer dan Sarmi Barat, Provinsi Papua. Mensos datang tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, namun juga menghidupkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi.
 
Di Kabupaten Sarmi, ada dua titik kunjungan Mensos, yakni ke Apawer dan Sarmi Barat. Mensos kemudian mengunjungi Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klasis Sarmi Barat dengan perjalanan darat. Sebagai hasil dari pembicaraan dengan para tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, Mensos mendirikan Rumah Produksi Olahan Hasil Laut dan Sembako di Apawer, Kabupaten Maberamo.
 
Rumah produksi tersebut, menjadi pusat unggulan putra-putri Papua yang dididik dan diasah kemampuan vokasionalnya, termasuk dalam mengembangkan usaha ekonomi. Rumah produksi juga sebagai pengolahan hasil bumi (termasuk hasil pertanian dan hasil laut) warga sekitar sehingga memberi nilai ekonomi.
 
“Nanti hasil pertanian dari Mamberamo diolah di Sarmi. Setelah ada hasil olahannya, nanti disalurkan ke Jayapura. Karena itu, kami bantu juga dengan truk yang bisa membawa dari Maberamo ke Sarmi dan dari Sarmi ke Jayapura,” kata Mensos saat berada di Sarmi (22/03).
 
Mensos menyatakan, pendirian Rumah Produksi dan bantuan truk, diharapkan menghidupkan koneksitas Mamberamo-Sarmi-Jayapura, yang dia sebut sebagai “koridor Mamberamo”. Dengan terhubungnya “koridor Mamberamo” diharapkan membangkitkan perekonomian masyarakat setempat, dan perlahan meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Misalnya hasil pertanian buah pepaya. Nanti yang grade 1 bisa dijual, yang grade 2 diolah di sini supaya ada nilai tambah. Yang grade 3 baru dikonsumsi. Untuk distribusi saya siapkan truk. Jadi dengan begitu semoga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” kata Mensos.
 
Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat. Salah satu yang ia tangkap adalah perhatian serius warga terhadap pendidikan. “Mereka menyatakan ingin meningkatkan kualitas pendidikan untuk anak-anak. Saya sudah rencanakan untuk membuat  community center . Tapi itu perlu adanya kepastian terhadap sustainablity-nya,” kata Mensos.
 
Maka ia menghubungi Gereja Kristen Indonesia (GKI) untuk menyediakan lahan yang dibutuhkan. Sejauh ini, terkait penyediaan lahan oleh GKI tidak masalah. “Saya juga menghubungi Telkom untuk  koneksi internet, dan sedang mematangkan pembicaraan dengan PLN untuk listriknya. Kalau pasokan tidak bisa sustain ya kita siapkan solar cell,” katanya.
 
Mensos juga tengah mengecek air laut setempat untuk mengukur sejauh mana cocok bagi budidaya ikan.
Bersamaan dengan kunjungan tersebut, Mensos menyerahkan bantuan fasilitas air, penanaman bibit pisang, alat pertanian, dan bibit ayam petelur dan kampung senilai total Rp451.020.000. Untuk bantuan fasilitas air sendiri antara lain berupa sumur bor dan gense di Apawer.
 
Untuk Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klasis Sarmi Barat, Mensos menyerahkan bantuan untuk daerah Sarmi Timur, Sarmi Barat, dan Bonggo. Bantuan berupa sumur bor, genset, bibit sapi dan budidaya padi tepatnya untuk Sarmi Timur dengan total bantuan Rp203.030.474.
 
Lalu untuk Sarmi Barat berupa Rumah Produksi Olahan Hasil Laut dan Sembako untuk isian kios, total Rp188.761.000. Untuk Sarmi, juga diserahkan 2 unit truk dan satu kendaraan operasional seniai total Rp1.204.000.000. Untuk Bonggo diserahkan bantuan berupa budidaya pertanian, budidaya perikanan tangkap, sumur bor dan genset dengan total Rp124.363.000. Total bantuan untuk Sarmi sebesar Rp2.927.935.000.
 
Bantuan Kemensos disambut baik tokoh masyarakat setempat. Ketua GKI Klasis Sarmi Barat dan Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Sarmi Pendeta Yermias Adrian Mofu berharap “Koridor Mamberamo” bisa menghidupkan ekonomi dan membangkitkan kesejahteraan masyarakat. 
Sumber: (KEMENSOS RI)
—
[RID/fiq]
Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

PAPUA
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Kominfo Aptika Hubid Startup Hipajak
Previous

Program HUB.ID Buka Peluang Untuk Banyak Pihak

2022 03 15 Dubes Inggris 1 Scaled
Next

Dubes Inggris Apresiasi Kepastian Hukum Bagi Kalangan Bisnis di Indonesia

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.