Aku Tidak Makan Isi Pidatomu

  • Whatsapp
Icons 1

Di atas mimbar

Sorot layar,  lensa kaca dan kilatan cahaya mengambil setiap kejadian

Bacaan Lainnya

Kau berdiri tegak, rapih dengan setelan jas hitam atau apapun itu, menggunakan topi atau apapun itu

Di kepala tak tahu isinya tentang apa saja

*

*

Mulai menjelaskan, mempertanyakan, menegaskan dan menggarisbawahi

Tapi tanpa bantahan

Ngomong dengan tembok saja terkadang mengirimkan gema suara

Berbicara seperti paling paham , latar belakang, peristiwa, kejadian dan sisi kebangsaan

Penguasa berhimpitan ingin masuk dalam kaca kamera, menghiasi pertunjukan identitas

Hanya menjadi bahan olok-olok para warganya

Memakai dasi seperti penguasa terpilih, apakah mengerti arti wawasan, pengetahuan dan kepemimpinan

Tetapi sebenarnya hanya dengan lembaran uang politik dan kumpulan poling

Mikrofon tersambung, kata-kata terdengar untuk segera dipublikasikan hal penting dan segera

*

*

Istana rakyat dijadikan panggung politik murahan, berisi wacana lupa sejarah, lupa kata, lupa berbangsa

Berbicara seperti orang pintar, menyalinkan tatapan ke depan entah melihat siapa

Kacamatamu tidak untuk melihat dirimu sendiri

*

*

Kacamatamu lalu tertunduk dengan lesu, entah apa yang kau pikirkan 

Beginilah jadi penguasa

Gagah , tegap, pandangan ke depan, kepercayaan diri tinggi

*

*

Padahal digaji dari hasil keringat para rakyatnya.

Mencoba setia hanya kepada penguasa dan kelompok, tetapi tidak pada bangsanya

Ternyata hanya simbol penguasa saja terlihat berkemilau.

Kepintaran tertutup oleh jejak kebohongan, keakraban komplotan perusak negeri

Buku bacaan tak ingat lagi isi serta gagasan

Menjadi lupa ingatan lalu terpenjara

*

*

Pemilik negeri menjadi pengadil

Pemilik negeri berkuasa atas keadilan 

Pemilik negeri bergerak menuntut kesejahteraan 

Penulis: [Cuk]


[rakyat.id]