Begini Tekstur Batu Meteor
Ditemukan pada 31 Juli 1963 oleh ahli geologi Denmark Vagn Fabritius Buchwald saat melakukan survei di semenanjung Agpalilik (dia sedang bertugas sebagai penghubung ilmiah di Thule Air Base).
Proses pengangkatan sangat sulit karena lokasinya terpencil, berbatu, dan tertutup sebagian oleh bongkahan gneiss. Tim membutuhkan waktu lama untuk menggali dan menariknya turun ke pantai menggunakan kereta luncur baja khusus.

Pada 1965 berhasil dibawa ke pantai, lalu pada 1967 diangkut dengan kapal M/S Edith Nielsen (dibantu dukungan dari pangkalan Thule) menyeberangi Atlantik ke Kopenhagen.

Meteorit ini merupakan bagian dari Cape York meteorite (juga disebut Innaanganeq), sekelompok fragmen besar yang jatuh di wilayah Cape York, barat laut Greenland (dekat Savissivik/Thule).

Batu ini berasal dari Greenland, ditemukan ilmuwan Denmark tahun 1963, dibawa dengan usaha besar ke Kopenhagen tahun 1967, dan sejak itu menjadi salah satu koleksi ikonik Museum Sejarah Alam Denmark.
Pemandangan luar biasa, baru pertama kali saya menyentuh batu meteorit.
Sumber Foto: [Moca]
—-
[Rakyat.id]