Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/Dampak Lingkungan FIFA Piala Dunia 2022 & 2026
Dampak Lingkungan Fifa
Budaya Indonesia

Dampak Lingkungan FIFA Piala Dunia 2022 & 2026

By rfq
3 April 2026, 07:04:50 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Dampak Lingkungan FIFA Piala Dunia 2022 & 2026

Daftar Isi

  • 🎊Perbandingan Dampak Lingkungan FIFA  2022 vs 2026
    • Dampak Lingkungan FIFA secara Umum.
      • Emisi Gas Rumah Kaca (GHG)
      • Konstruksi & Infrastruktur
      • Konsumsi Air
      • Limbah & Polusi Lain
    • Dampak Lain.
  • Kesimpulan:

🙋🏻Hi! Terus berjuang 🔥untuk peristiwa besar dan selalu optimal dengan hal setelah kejadiannya merupakan tanggung jawab besar bagi generasi berikutnya. Semoga⚽ bisa lebih baik lagi 💪🏻.

Dampak Lingkungan Fifa Setelah Perhelatan Dunia
Dampak Lingkungan Fifa Setelah Perhelatan Dunia

Gambar ini membandingkan secara visual Dampak Lingkungan FIFA Setelah Perhelatan Dunia yang biasanya terjadi pada kedua turnamen tersebut. Piala Dunia 2022 banyak dikritik karena emisi karbon dan konsumsi air yang tinggi di gurun pasir, sementara 2026 diharapkan lebih ramah lingkungan meski skalanya lebih besar.

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang dampak lingkungan Piala Dunia FIFA, dengan fokus perbandingan antara edisi 2022 di Qatar dan 2026 di Kanada-Meksiko-Amerika Serikat.

Dampak Lingkungan FIFA Setelah Perhelatan Dunia selalu meninggalkan jejak karbon yang signifikan, terutama dari transportasi, konstruksi stadion, konsumsi energi.

FIFA mengklaim komitmen keberlanjutan, tetapi kritik dari organisasi lingkungan seperti Carbon Market Watch dan Scientists for Global Responsibility sering menyebut adanya greenwashing (pencitraan hijau palsu).

 

🎊Perbandingan Dampak Lingkungan FIFA  2022 vs 2026

Aspek:
Piala Dunia 2022 (Qatar)
Piala Dunia 2026 (3 Negara)

Catatan
Emisi Karbon Total
Sekitar 3,6 – 3,8 juta ton CO₂e (FIFA)
Diperkirakan >9 juta ton CO₂e (bisa 2x lipat rata-rata sebelumnya)
2026 diprediksi paling merusak iklim sepanjang sejarah

Kontributor Utama
Transportasi (56,7%, ~2,1 juta ton), pendingin stadion, desalination air
Transportasi udara (~7,7 juta ton, naik 160-325%), 104 pertandingan
Jarak antar-kota di 2026 jauh lebih besar

Konstruksi Stadion
7 stadion baru dibangun di gurun; emisi konstruksi dianggap diremehkan (bisa 8x lipat)
Hampir tidak ada stadion baru (pakai stadion existing)
2022 lebih boros infrastruktur

Air & Desalination
Tinggi: 10.000–50.000 liter air per lapangan/hari, limbah brine ke laut
Sedang-tinggi (tergantung kota tuan rumah)
Qatar paling parah karena gurun

Durasi & Skala
64 pertandingan, 29 hari, 1 negara (kompak)
104 pertandingan, 39 hari, 3 negara & 16 kota
2026 jauh lebih luas

Klaim FIFA
“Carbon neutral” pertama (dikritik misleading)
Target standar keberlanjutan baru
Swiss regulator pernah vonis FIFA greenwashing 2022

 

Dampak Lingkungan FIFA secara Umum.

Emisi Gas Rumah Kaca (GHG)

Transportasi (terutama pesawat) mendominasi. Di Qatar 2022, emisi transportasi melebihi total Olimpiade Paris 2024. Di 2026, perluasan ke 48 tim dan jarak antar-negara membuat emisi udara melonjak drastis.

 

Konstruksi & Infrastruktur

Stadion baru memerlukan beton, baja, dan energi besar. Di Qatar, pendingin AC stadion di gurun panas sangat boros energi (banyak pakai bahan bakar fosil).

 

Konsumsi Air

Lapangan rumput butuh irigasi intensif. Di Qatar, desalination (pengolahan air laut) menghasilkan limbah garam yang merusak terumbu karang dan biota laut.

 

Limbah & Polusi Lain

Sampah plastik dari pengunjung, energi untuk pencahayaan, dan dampak jangka panjang stadion yang kurang terpakai setelah turnamen.

 

Dampak Lain.

Perubahan lahan, peningkatan lalu lintas, dan emisi tidak langsung dari sponsor (beberapa terkait fosil fuel).

 

Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan
2022: Stadion modular (bisa dibongkar), sertifikasi GSAS, solar power, transportasi umum, dan offsetting karbon (meski dikritik kurang kredibel, seperti tanam pohon di gurun).

2026: Gunakan stadion existing, energi terbarukan di beberapa venue, target pengurangan emisi transportasi, dan strategi keberlanjutan FIFA yang lebih luas (net-zero 2040).

 

Kesimpulan:

Piala Dunia 2022 dikenang sebagai turnamen paling kompak tapi mahal secara lingkungan karena dibangun dari nol di gurun. Sementara Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi yang paling merusak iklim karena skala besar dan ketergantungan pada penerbangan.

Meski FIFA terus berupaya “hijau”, banyak ahli lingkungan menilai turnamen sebesar ini sulit benar-benar sustainable tanpa perubahan radikal (misalnya kurangi jumlah tim atau prioritaskan lokasi dekat).

Selamat Bertanding ⚽🌍

—–
[Rakyat id]

Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

OlahragaPrestasi Olahraga
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Stadion Ikonik Piala Dunia
Previous

15 Pertanyaan Stadion Ikonik Piala Dunia

Hiu Lebih Tua Dari Pohon Dan Dinosaurus
Next

Fakta Menarik! Ternyata Hiu Lebih Tua dari Pohon, Bahkan Dinosaurus!

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.