Kabur Kata Dalam Asa !
FH berbicara benang kusut
Menjawab seperti minyak goreng, terlihat rapi memakai kancut
Lalu dirasa, tak pernah matang disajikan
Tengak-tengok mendelongok mencari harapan
Obrol besar, obral kata lalu tenggelam
Tak tentu arah pejam mata berlari kelam
Akhirnya kocar kacir berebut masa simpatisan malam
Padahal sudah terlihat buram
Comments are closed.
Show Comments