Skip to content
-
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Aneka Cerita
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Musik Asik
  • Kesehatan
  • Login
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Home/Budaya Indonesia/Kemendikbudristek RI Terbitkan 27 Izin Program Studi D2 Jalur Cepat
Program Studi D2 Jalur Cepat
Budaya Indonesia

Kemendikbudristek RI Terbitkan 27 Izin Program Studi D2 Jalur Cepat

By rfq
26 Mei 2022, 01:05:00 4 Min Read
0

Rakyat.id – Jakarta. – Program Studi D2 Jalur Cepat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) menerbitkan 27 Surat Keputusan (SK) Izin Pembukaan Program Studi Diploma Dua (D-2) Jalur Cepat atau D-2 Fast Track. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan, program D-2 Jalur Cepat merupakan program terobosan Ditjen Diksi yang dirancang sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan ketidaksesuaian antara lulusan yang dihasilkan oleh dunia pendidikan dengan kebutuhan dari dunia usaha dan industri.

“Program Studi D-2 Jalur Cepat ini merupakan pertama dalam sejarah pendidikan di Indonesia,” demikian ditegaskan oleh Wikan pada acara Peluncuran dan Penyerahan SK Prodi D-2 Jalur Cepat Tahun 2022 di Jakarta, pada Selasa (25/5).

Ketidaksesuaian yang dimaksud, lanjut Wikan tidak semata-mata menyangkut jumlah atau aspek kuantitas dari lulusan, tapi juga kompetensi atau level keahlian. Itu sebabnya, kata Wikan, dalam mengembangkan Program Program Studi D2 Jalur Cepat, sejak awal pendirian program Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) berkolaborasi dengan SMK dan Industri hingga pelaksanaannya merujuk kepada konsep dan kebijakan Merdeka Belajar serta Link and Match 8+i.

Dirjen Wikan menekankan pentingnya kolaborasi segitiga antara PTV, SMK, dan Industri. “Kolaborasi segitiga ini tujuannya tak lain untuk memastikan lulusan yang dihasilkan, memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” tuturnya.

Wikan berharap para lulusan vokasi akan menjadi sosok yang kompeten, produktif dan kompetitif. Sehingga, akan benar-benar siap jika harus langsung bekerja, begitu lulus. Bahkan, menurutnya tidak hanya sekedar cepat bekerja, tapi juga mendapatkan upah yang layak. “Peluncuran Program Studi D2 Jalur Cepat, pada hari ini, sesungguhnya menjadi kabar baik bagi pelajar lulusan SMK,” tutur Wikan.

Wikan menyampaikan, Program Studi D2 Jalur Cepat memungkinkan lulusan SMK yang sekolahnya bermitra dengan salah satu politeknik penerima SK D-2 Jalur Cepat dapat melanjutkan pendidikan pada jenjang perguruan tinggi dan menyelesaikannya dalam waktu yang lebih singkat. Pasalnya, melalui penerapan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), maka masa studi siswa selama di SMK dapat diakui sebagai kredit perkuliahan.

“Secara total masa perkuliahan pada Program Studi D2 Jalur Cepat ditempuh selama tiga semester atau satu semester lebih singkat daripada perkuliahan pada program D-2 Regular. Komposisinya, satu semester perkuliahan di kelas untuk memahami teori dan konsep, dan dua semester berikutnya merupakan kegiatan magang di Industri,” jelas Wikan.

Dengan konsep ini, kata Wikan maka lulusan Program Studi D2 Jalur Cepat, akan lebih kompeten dan berfokus pada keterampilan tertentu. “Kompetensi tidak hanya hard skills, namun lebih pada soft skills, karakter, sikap, kepemimpinan dan kesiapan bekerja. Lulusan juga disiapkan pula menjadi wirausaha, apabila passion-nya menjadi pengusaha,” kata Wikan.

“Sejak kelas satu, siswa-siswa SMK yang bermitra dengan Prodi Program Studi D2 Jalur Cepat,sudah diajar oleh tiga jenis guru yaitu guru SMK, dosen politeknik, dan praktisi dari dunia usaha dan industri.  Nah, capaian pembelajaran selama di SMK tersebut akan diakui setara 18 SKS oleh politeknik, sehingga bisa memangkas waktu pembelajaran dari empat semester menjadi tiga semester pada D-2 Jalur Cepat,” papar Wikan.

Skema kolaborasi segitiga ini, lanjutnya, terbukti berhasil pada pendidikan vokasi, seperti yang telah dilakukan oleh Politeknik Negeri Madiun, yang menggandeng beberapa SMK Jurusan Teknik Mesin dan menjalin kerja sama dengan PT INKA. Dari kolaborasi tersebut, Politeknik Negeri Madiun dan SMK sudah berhasil mendapat pekerjaan dari PT. INKA berupa kontrak pesanan spare part kereta api.

“Ini suatu konsep yang sangat luar biasa karena SMK dan Perguruan Tinggi Vokasi tidak sekedar belajar teori tapi bahkan  menjadi lengan produksi atau mata rantai dari sebuah industri yang skalanya nasional,” ungkap Wikan.

Kolaborasi antara Politeknik Vokasi dengan SMK juga akan memberikan kemerdekaan bagi para pelajar SMK untuk melanjutkan ke jenjang Program Studi D2 Jalur Cepat.  Karena, para siswa membutuhkan gelar ini untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih kompetitif dan kredibilitas di berbagai industri. “Semangat ini sangat sesuai dengan visi Merdeka Belajar, yang diusung oleh Kemendikudristek,” pungkas Wikan.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim pada saat peluncuran ‘Kampus Merdeka Vokasi’ beberapa waktu lalu mengatakan, visi pemerintah adalah memastikan integrasi antara pendidikan vokasi dengan dunia kerja menjadi semakin erat. Keeratan tersebut menurut Menteri Nadiem, tidak sebatas penandatangan kerja sama, tetapi dalam sebuah definisi baru yaitu sinkronisasi dari berbagai perguruan tinggi dan program studi, dengan industri.

Para lulusan Program Studi D2 Jalur Cepat ini, menurut Menteri Nadiem, nantinya akan mendukung potensi lokal, kawasan industri, kawasan ekonomi dan berbagai macam kemampuan teknis yang spesifik termasuk operator-operator mesin yang dibutuhkan oleh industri strategis di Indonesia.

Berikut adalah daftar 27 program studi yang sudah mendapatkan izin membuka Program Studi D2 Jalur Cepat.

1. Politeknik Negeri Bali    
– Instalasi dan Pemeliharaan Kabel Bertegangan Rendah
– Administrasi perpajakan
– Administrasi Jaringan Komputer
– Manajemen Operasi Bisnis Digital
– Teknik Manufaktur Mesin
– Teknik Beton dan Pengaspalan

2.    Politeknik Negeri Madiun
– Teknik Pembentukan Logam

3.    Politeknik Negeri Madura
– Teknik Pengelasan dan Fabrikasi
– Tata Operasi dan Perawatan Mesin Listrik

4.    Politeknik Negeri Jakarta
– Teknik Manufaktur Mesin

5.    Politeknik Negeri Lampung
– Administrasi perpajakan
– Pengolahan Patiseri
– Teknik Produksi Tanaman Organik

6.    Politeknik Negeri Bengkalis
– Teknik Pengelasan dan Fabrikasi
– Teknik Manufaktur Mesin
– Administrasi Jaringan Komputer

7.    Politeknik Negeri Padang
– Instalasi dan Pemeliharaan Kabel Bertegangan Rendah

8.    Politeknik Negeri Lhokseumawe  
– Pengukuran dan Pengambaran Tapak Bangunan Gedung

9.    Politeknik Negeri Malang
– Pengembangan Perangkat (Piranti) Lunak Situs

10.    Politeknik Negeri Banjarmasin
– Tata Operasi dan Pemeliharaan Prediktif Alat Berat

11.    Politeknik Negeri Ujung Pandang 
– Teknik Instalasi Listrik
– Teknik Metalurgi
12.    Politeknik Negeri Pontianak
– Pemeliharaan Kendaraan Ringan
13.    Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
– Teknik Pengelasan dan Fabrikasi
14.    Politeknik Kampar  
– Teknik Pengolahan Kelapa Sawit
15.    Politeknik Sahid
– Layanan Hotel Terapung
16.    Politeknik LPP Yogyakarta  
– Perawatan Mesin Pengolah Hasil Perkebunan

Sumber: (Kemendikbudristek RI)

—

Dekade Transformasi Perjalanan Indonesia Selama 10 Tahun dalam Politik, Sosial, dan Budaya

[RID/fiq]

Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

BisnisTeknologi
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Img20220415184902
Previous

Mari Kita Buat Sebuah Piala Lagi

1653539673 Scaled
Next

Menag RI: Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih, Mari Pererat Kerukunan Umat

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Indonesia (13) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (37) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.