Kue Tape, ” Tak Tunggu Ternyata di PHP”

  • Whatsapp
B11Ddeca D221 4B29 8398 6A5Fe0766988 Scaled E1752549562567
Tape

Holla ! Pembaca Rakyat.id, Semoga dalam keadaan sehat selalu.

Aneka cerita kue tape tak akan pernah habis untuk berinovasi, improvisasi , kreatif dan akhirnya membawa gelak tawa di meja tamu. Hakikat arti suka- suka dari Tape yaitu menurut saya “ Tak Tunggu Ternyata PHP”  itu singkatan lucu, saya dapat melihat dari story media sosial. Bagi sebagian orang, ungkapan rasa kecewa karena di -PHP bikin kepala jadi pusing, merasa tertipu , tidak senang kembali dan merasa kecewa. Banyak beberapa orang akan bilang bahwa PHP itu sebutan dari Pemberi Harapan Palsu, cocok bagi orang yang berkuasa, tersayang, terdekat, pernah memberikan banyak harapan tapi tidak memberikan kepastian bahkan menghilang tanpa alasan.

Bacaan Lainnya

Bahan alami pembuatan Tape adalah bahan baku singkong, merupakan kue tradisional dihasilkan dari fermentasi bahan pangan berkarbohidrat atau sumber pati, melibatkan ragi di dalam proses pembuatannya. Saya tidak menulis tentang asal-usul Kue Tape, tetapi saya tertarik dengan singkatan “Tape” – Tak Tunggu Ternyata di PHP.

Lalu, apakah anda adalah personal yang pernah merasakan di PHP-in selama dua periode, satu periode, atau jaman-jaman serasa anda merasakannya ?.

Kalau saya pernah merasakannya, mungkin terasa lama juga. Bagusnya saya terbentur dengan kesadaran bisa menghemat, melewati, tersenyum dengan motivasi baru. Biarkan saja pelaku PHP terus melakukan kinerja karya hebatnya, karena semuanya itu akan selesai dengan akhir, waktu, cerita, data, fakta dan rekam jejak politik secara terbuka.

Seperti ungkapan Winston Churchill : “ Politik hampir sama menariknya dengan perang, dan sama berbahayanya. Dalam perang, Anda hanya bisa terbunuh satu kali, tetapi dalam politik, Anda bisa terbunuh berkali-kali”.

Karena sifat politik dari berproses, secara tidak lupa akan tampak pula oleh publik. Apa saja yang akan direncanakan, hilangkan, dibuat baru, tercatat dalam edisi tinta baru, bersama dengan kebijakan, ketetapan, keputusan dan hasil. Enak sungguh terasa kenikmatannya, terlihat jelas apabila duduk di atas kursi raja. Semua hal bisa dipilih, plintir, putar, maju, mundur, sesuka pikiran yang ada di dalam kepala. Tetapi tidak dengan “Tape” siapa dulu personelnya, komunitas, warganya, mereka akan mencatat dengan teliti, gamblang, jelas dan akurat.

Menuliskan pada semua tempat tentang rasa, ruang, poster, coretan, sosial media dan catatan pribadi. Begitu sakitnya ketika ditunggu ternyata di PHP-in. Mungkin saja ketika merasa menjadi pemimpin, lupa mematikan mode off rasa kekuasaan , jabatan, kemewahan , kemudahan, kehormatan. Sudah tercampur baur, antara kebebasan berpikir lalu menjadi aturan main. Karena kesalahan, kebiasaan sedikit bisa membuat anda terjebak dalam situasi sebaliknya. Maunya dikenal baik, ternyata salah kebijakan.

Racikan tradisional dan modern “Tape” dibuat dengan berbagai macam menu masakan kue, dengan nama yang berbeda juga. Coba saja tape dengan peuyeum, pasti singkatannya juga berbeda banyak dan tentunya tidak cocok dengan akhiran kata “PHP”. Bisa juga menjadi nama asing, tetapi nanti akan terjebak banyaknya modifikasi bentuk, rasa, bahan dan keadaan. Lalu bagaimana rasanya ketika kejadian “PHP” dari kelompok sistem, mereka merencanakan semua hal dengan tepat hanya untuk melangsungkan kekuasaan pada kelompoknya dan pendukung yang menurut mereka mempunyai kekuasaan dan kekayaan. Bukan hal aneh lagi, banyak di film kejadian seperti ini.

Sudah lama merasa punya, berharap menjadi lebih baik, tetapi apa lantas kemudian. Banyaknya orang-orang mendapatkan pemutusan lapangan kerja, perusahaan besar tutup, harga barang-barang menjadi mahal, kelas menengah turun. Mungkin begitulah proses ekonomi berjalan di dunia ini. 

Pertanyaannya, apa saja yang akan menjadi kebanggaan dengan peristiwa ini untuk kita berdiri di kaki sendiri? .

Misalkan, nilai mata uang menjadi 17.000,- .

Siapa sangka harapan menjadi kecemasan?.

Apakah menjadi salah ketika sebuah rencana keluar dari dugaan?.

Kita tidak akan mengetahui masa depan, walaupun kekuasaan hanya memberikan “PHP” kepada masyarakat tetapi misteri masa depan tidak ada yang mengetahui.

Tidak usah berdebat, “tak tunggu ternyata di PHP”. Apakah hanya saya yang merasakan hal seperti ini ?

Tertipu, terkesima apa namanya untuk diartikan , selanjutnya menjadi kritik, bebas berpendapat dan merindukan jiwa serta raya. 

Quotes “Tak Tunggu Ternyata di PHP”

“Setelah melewati masa jabatan, kau selalu bilang kok tanya saya, padahal semua aturan itu ada terlihat pada diri kamu, lalu kamu pergi tak terlihat “.

“ Janjimu seindah pelangi, tapi sayang hanya duka dan tangis berkepanjangan”.

“Mending jujur daripada mengesankan tetapi hilang menjadi angin kosong”.

“Jika aku tahu kau tak bertanggung jawab, tak akan kupilih kau selamanya untuk menjadi siapapun di dalam otakku”.

Penulis : [Moc]

Tinggalkan Balasan