Sejarah Roti Wienerbørd
Sejarah Wienerbrød Denmark
Wienerbrød (secara harfiah berarti “roti Wina”) adalah pastry berlapis-lapis yang sangat ikonik di Denmark. Ironisnya, meskipun di seluruh dunia dikenal sebagai Danish pastry atau cukup “Danish”, di Denmark sendiri orang menyebutnya wienerbrød karena teknik dasarnya berasal dari Wina, Austria.

Ada dua versi sejarah yang paling sering disebut, dan keduanya saling melengkapi

Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, banyak imigran Denmark membawa resep ini ke Amerika Serikat. Salah satu tokoh penting adalah Lauritz C. Klitteng dari pulau Læsø, yang mempopulerkan “Danish pastry” di AS sekitar 1915–1920 (termasuk membakarnya untuk Presiden Woodrow Wilson). Sejak saat itu nama “Danish” menyebar ke seluruh dunia.

Kanelsnegl – favorit nomor 1 lokal. Hampir setiap bakery punya versi ini. Banyak orang Denmark makan ini sebagai camilan sore atau sarapan.

Spandauer – salah satu “wienerbrød” klasik paling ikonik. Sangat populer di kalangan lokal maupun turis.

Mandelcroissant – favorit yang lebih “manis dan mewah”, terutama versi spesial

Banyak bakery lokal masih membuat adonan dari awal setiap hari (bukan frozen), sehingga rasanya lebih fresh.

Kalau kamu lagi di Denmark dan mau coba yang paling “wajib”, prioritaskan Kanelsnegl, Spandauer, dan Kardemomme Snurre.
Sumber Foto: [Moca]
—–
[Rakyat.id]