Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

Logo Resmi Rakyat.id Esai website Logo Resmi Rakyat.id Esai website Rakyat.id

Edukasi Untuk Masyarakat Umum

  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
  • Beranda
  • Panduan Sehari-hari
  • Pengetahuan Umum
  • Budaya Indonesia
  • Sitemap
Subscribe
Close

Search

Gugur By Ws Rendra
Budaya Indonesia

GUGUR By WS RENDRA

By rfq
28 Agustus 2020, 08:08:06 1 Min Read
0

 

GUGUR By WS RENDRA

Ia merangkak diatas bumi yang dicintainyatiada kuasa lagi menegaktelah ia lepaskan dengan gemilangpelor terakhir dari bedilnyake dada musuh yang merebut kotanya.

Ia merangkak diatas bumi yang dicintainya

Ia sudah tua luka-luka dibadannya

Bagai harimau tua

susah payah maut menjeratnya

matanya bagai saga menatap musuh pergi dari kotanya

Sesudah pertempuran yang gemilang itu lima pemuda mengangkatnya diantaranya anaknya

Ia menolak dan tetap merangkak

menuju kota kesayangannya


Ia merangkak diatas bumi yang dicintainya

belum lagi selusin tindak maut pun menghadangnya

ketika anaknya memegang tangan nyaIa berkata :

“Yang berasal dari tanahkembali rebah pada tanah,dan akupun berasal dari tanah tanah ambarawa yang kucintakita bukanlah anak jadahkerna kita punya bumi kecintaan.bumi yang menyusui kita dengan mata airnya.

Bumi kita adalah tempat pautan yang sah

bumi kita adalah kehormatan

bumi kita adalah jua dari jiwa

ia adalah bumi nenek moyang

ia adalah bumi waris yang sekarang

ia adalah bumi waris yang akan datang.

“Hari pun berangkat malam

bumi berpeluh dan terbakarkerna api menyala di kota ambarawa

Orang tua itu kembali berkata :”Lihatlah, hari telah fajar!

wahai bumi yang indah

kita akan berpelukan buat selama-lamanya!

nanti sekali waktu

seorang cucuku akan menancapkan bajak di bumi tempatku berkuburkemudian akan ditanamnya benih dan tumbuh dengan subur

Maka ia pun berkata : “Alangkah gemburnya tanah disini!”Hari pun lengkap malam

ketika menutup matanya.

Karya: WS. Rendra

(Rakyat id)

Email 0 Facebook 0 Twitter 0 Reddit 0
X Linkedin 0 Stumbleupon 0
Simpan Ke daftar Baca anda Tambah Ke BookMarks

Tags:

PuisiSajakTokoh
Author

rfq

Peace | Love | Unity | Respect

Follow Me
Other Articles
Tiga Agenda Cegah Korupsi Scaled
Previous

TIGA AGENDA BESAR AKSI NASIONAL CEGAH KORUPSI

Bisma Scaled
Next

Optimalkan Desain & Storytelling Untuk Produk & Ekonomi Kreatif

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

@rakyatjournal

Official

  • Home
  • Terms And Conditions
  • Privacy and Policy
  • Disclaimers
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap

Tag Populler

10 Tips (78) Aneka Cerita (113) BALI (15) Berita Nasional (100) Bisnis (165) Cara Sehat (30) Cerita Wisata (17) Children of the days (23) Covid19 (19) Desa Wisata (19) Destinasi Pariwisata (15) Eduardo Galeano (61) Esai (56) Ibu Pintar (28) Joko Widodo (105) kebudayaan (14) Keuangan (100) Kisah Nabi (16) Kuliner Khas (26) Masyarakat (21) Mirrors (30) Musik Asik (18) Olahraga (20) Pariwisata (16) Pasar Modal (14) pembangunan (13) Pemulihan Ekonomi (13) Pertanian (15) Puisi (21) Rahasia Ibu Pintar (19) Rakyat Bisa (36) Rakyat News (369) Rakyat Punya Cerita (178) Rakyat Sehat (35) Rakyat Teknologi (16) Rumah Tangga (20) Sajak (102) Sajak Pendek (22) Sejarah (25) Sejarah Dunia (15) Suara Rakyat (179) Teknologi (226) Tokoh (22) Wanita (20) Wardah Hafidz (71)
Copyright {2018} — Rakyat.id. All rights reserved.