Rengginang MEMANAS hingga mendapatkan performa
kesempurnaan kering sejati sehingga ketika akan disajikan akan tampil
dalam bentuk idealnya menjadi camilan terenak, gurih, kuat, tidak
mudah patah dan hancur, wangi dari beras ketan, terasa sampai ke hidung
perasa penggemarnya.
Bertambah hari masa kekuasaan, menjadi lebih enak untuk
mengaturnya. Suatu kemampuan bersama dalam
memperbaiki semua hal yang terlihat nyata, terdampak, terbukti,
terpapar dan tercium bau enak atau tidak enaknya. Apakah bau
itu tercium pada hidung anda di waktu malam hari, di meja makan,
ruang keluarga, bungalow mewah, mobil pribadi ataupun jet pribadi.
Banyak hal terlihat wajar di isi kepalamu tapi kalau kau taruh sebentar ,lantas kau
mencoba untuk menggunakan matamu, mungkin akan terlihat banyak
perbedaan dari kata data, kata angka, kata tangan kanan, maupun kata
kabar burung.
Resepnya hanya turun langsung melihat perubahan, perilaku , komunitas dan para ahli pikir untuk ditanyakan kebenarannya. Program tampak gagah di atas kertas dengan tinta sesuka keadaan hatimu, mau isi bunga-bunga untuk tambah stiker, tinta hitam, biru
ataupun merah.
Tidak ada masalah kamu berikan saja alasannya tanpa argumentasi, data korban, lalu tutup matamu juga penting
untuk menulis dengan tanpa pikiran hatimu. Kamu berkuasa, bisa tulis apapun yang kamu suka, tidak suka, kreatif, kemalasan, kemajuan ataupun ruang kehancuran sejarahmu sendiri.
Banyak program melalui batas normal kritik, tetapi itu tidak diperlukan karena
tidak ada kegunaannya. Sekali lagi saya ingatkan untuk masuk dalam kekuasaan dan teman baik saya. Pikiran anda akan saya pertimbangkan, kepentingan, keinginan, kepintaran, ketrampilan dan
ide kreatifnya.
Hakikat dari kekuasaan, suka menebar alasan tanpa perubahan. Tidak akan mendapatkan hati ditengah peradabannya, akan tercatat sebagai penguasa tanpa sejarah.
Teringat qoutes dari Leo Tolstoy : “Kebenaran selalu sederhana dan jujur, sementara kebohongan selalu rumit dan berkelok-kelok”.
Rengginang ” Rela ditinggalkan sejuta kenangan”, sifat alamiahnya
merupakan dari bahan beras ketan biji-bijian yang telah dimasak lalu dikeringkan,
Biasanya kalau di daerah banyak menggunakan bahan ketan. Ada beraneka RASA DARI RENGGINANG INI, ADA YANG MANIS, gula merah, terasi,
bisa juga dari bahan singkong.
Merupakan olahan beras ketan dikeringkan lalu digoreng hingga terasa kriuk , mekar, mendapatkan
pemanasan sempurna jadi bentuknya akan bagus tidak
hancur.
Banyak daerah mempunyai beragam camilan seperti ini, tetapi saya
tidak sedang membicarakan olahan dan asalnya dari mana. Secara Proses dasar, rengginang biasa dilakuakan proses
pengeringan dan menjemurnya di bawah sinar matahari, tidak
ada masalah permakzulan dari beras ketan memakai gandum utuh,
bagi rengginang menjadi roti.
Semuanya berproses seperti alami,
selalu disukai para penggemarnya dengan olahan alami tanpa
bantuan pabrik pun “Rengginang akan terus berkibar di warung-warung
tradisional dan modern. Karena itu camilan rakyat dan mempunyai karakter, rasa dan aroma spesial.
Tidak terbantahkan oleh kemampuan, NEPOTISME,
KOLUSI dan KORUPSI.
Tanpa debat, kekuasan rengginang akan terdampak organik oleh
jaman, masyarakat, hubungan internasional dan ekonomi dunia. TIdak
ada rasa rindu untuknya, hanya berjalan sesaat lalu hilang ditelan
oleh waktu yang selalu berkuasa atas kekuasaan.
Menjadi pemimpin tanpa sejuta kenangan, hanya catatan tangisan tak bergerak utuh bagi perjalanan dirinya. Banyak lagi perseteruan akan timbul, silang pendapat, adopsi kebenaran yang dipaksakan lalu kebimbangan
kemunduran karakteristik.
PIlihlah beras ketan sesuai dengan kesukaan anda, dengan begitu
berarti anda telah memilih rasa gurih tepat sesuai dengan selera anda,
pribadi yang tidak ikut-ikutan rasa lainnya.
Dan akhirnya rengginang
“rela ditinggalkan dengan sejuta kenangan” akan kuat kembali hadir
sebagai personal, mandiri mengatasi benturan jaman, keadaan , kebohongan, kebenaran. Menyediakan pundak-pundak kokoh penuh kasih sayang.
Siap selalu ada untuknya, kelak pada suatu ketika.
Penulis: [MoC]
[Rakyat.id]