Cahaya Pembunuh
Suara api bergemeretak.
di onggokan api dibakar kasur tua, kursi malas rusak, ban2 mobil bekas.
dibakar juga dewa yang tak lagi berguna: api menghitamkan tubuh Pol Pot.
di penghujung musim panas tahun 1998, orang yang dengan ringan membunuh begitu banyak, meninggal di rumahnya, di tempat tidurnya.
belum pernah ada wabah seperti itu, yang dengan cepat mengurangi jumlah penduduk Kamboja.
atas nama Marx, Lenin, dan Mao, Pol Pot mendirikan rumah pembantaian kolosal. untuk menghemat waktu dan uang, setiap dakwaan sudah dilengkapi keputusan hukuman, dan setiap penjara mempunyai pintu ke kuburan umum. seluruh negeri menjadi gundukan kuburan massal dan kuil pemujaan bagi Pol Pot, yang memurnikan masyarakat agar layak menerima anugerahnya.
kemurnian revolusioner menuntut dimusnahkannya semua yang tidak murni.
yang tidak murni: mereka yang berpikir, mereka yang melawan, mereka yang mempertanyakan, mereka yang tidak taat.
Penulis Buku: (Eduardo Galeano)
Buku: (Mirrors)
Penterjemah: [Wardah]
[rakyat.id]






