Sejarah Mobil Tesla

Design , Baterai dan Fitur

by rfq
0 comments 125 views
Perubahan design tesla

👾Hati-Hati konten ini sering memberikan edukasi sejarah , asal usul, tokoh , science, kuis, konten ibu pintar, pemikiran masyarakat dan banyak lainnya.

👽Bisa membuat ketagihan membaca dan mencatatnya untuk bahan obrolan, diskusi dan juga pengetahuan.

💥Dilarang membaca sambil makan dan obrol, karena akan membuat meja makan Anda berantakan, 😛lalu semburan makanan akan mengenai teman obrol anda.

Sejarah Pembentukan Mobil Tesla

Tesla Inc., yang awalnya bernama Tesla Motors, didirikan pada 1 Juli 2003 di San Carlos, California, oleh dua insinyur Amerika, Martin Eberhard (sebagai CEO) dan Marc Tarpenning (sebagai CFO).

Ian Wright bergabung tak lama kemudian, dan perusahaan ini dinamai sesuai nama penemu Serbia-Amerika, Nikola Tesla, yang karyanya tentang listrik dan motor induksi menjadi inspirasi utama.

Pendirian Tesla terinspirasi oleh kegagalan program mobil listrik sebelumnya, seperti penghancuran prototipe GM EV1 oleh General Motors, yang mendorong Eberhard dan Tarpenning untuk menciptakan mobil listrik berperforma tinggi.

Oplus_16908288

Sejarah Mobil TeslaPada Februari 2004, Elon Musk memimpin putaran pendanaan Seri A senilai $7,5 juta dan menjadi ketua dewan, diikuti oleh J.B. Straubel sebagai CTO pada Mei 2004.Musk kemudian menjadi CEO pada Oktober 2008 setelah perselisihan internal, dan pada 2009, kelima orang tersebut (Eberhard, Tarpenning, Wright, Musk, dan Straubel) diakui sebagai pendiri bersama melalui penyelesaian gugatan.

Perusahaan mulai memproduksi mobil pertamanya, Tesla Roadster, pada 2008, yang menjadi mobil listrik produksi pertama di era modern yang legal di jalan raya.

Roadster ini diproduksi hingga 2012, diikuti oleh Model S (sedan mewah, 2012), Model X (SUV, 2015), Model 3 (sedan massal, 2017), Model Y (crossover SUV, 2020), Tesla Semi (truk berat, 2022), dan Cybertruck (pickup listrik, 2023).

Tesla juga mengembangkan Roadster generasi kedua yang diumumkan pada 2017, meski masih dalam pengembangan.

Milestone penting termasuk pencapaian 1 juta mobil listrik pada 2020, 2 juta pada 2021, dan pembayaran lebih awal pinjaman $465 juta dari Departemen Energi AS pada 2013. Saat ini, Tesla berfokus pada produksi skala besar melalui pabrik seperti Fremont Factory (diakuisisi dari Toyota pada 2010) dan Gigafactories di berbagai negara, dengan misi mempercepat transisi ke energi berkelanjutan.

Asal Ide Konstruksi Mobil Tesla

Ide konstruksi Tesla berasal dari visi “Master Plan” rahasia yang diuraikan Elon Musk pada 2006, yang menekankan pembuatan mobil listrik premium untuk adopter awal sebelum beralih ke kendaraan massal, dengan tujuan mengakhiri ketergantungan bahan bakar fosil melalui integrasi EV, baterai, perangkat lunak, dan motor.

Inspirasi utama datang dari teknologi mobil listrik awal, seperti AC Propulsion tzero yang menggunakan baterai lithium-ion, dan kegagalan EV1 GM yang memotivasi pendiri untuk membangun EV berperforma tinggi.

Roadster pertama didasarkan pada sasis Lotus Elise, dengan drivetrain dan baterai diimpor dari AC Propulsion, menggunakan sel lithium-ion 18650 (mirip baterai laptop) untuk jangkauan lebih dari 200 mil per pengisian.

Inovasi kunci termasuk:

Motor: Awalnya menggunakan motor induksi AC, terinspirasi langsung dari penemuan Nikola Tesla untuk efisiensi dan performa tinggi; kemudian beralih ke motor sinkron reluktansi magnet permanen internal (IPM-SynRM) mulai dari Model 3 untuk jangkauan lebih baik.

Baterai: Evolusi dari sel 18650 (dari Panasonic, kimia nikel-kobalt-aluminium) ke 2170, 4680 (produksi internal, nikel-mangan-kobalt), dan LFP (lithium iron phosphate dari CATL, bebas kobalt); ide dari adaptasi teknologi baterai konsumen untuk otomotif, dengan penurunan biaya dari $132/kWh menjadi $112/kWh pada 2021.

Desain dan Fitur:

Paket baterai struktural di bawah lantai untuk keamanan, pintu falcon-wing di Model X, exoskeleton baja tahan karat di Cybertruck, dan gigacasting untuk simplifikasi produksi; terinspirasi dari pendekatan first-principles (pemecahan masalah dari dasar) untuk skalabilitas.

Perangkat Lunak dan Otonomi: Update over-the-air, Autopilot (2014) yang berkembang menjadi Full Self-Driving, dan jaringan Supercharger; ide dari integrasi teknologi perangkat lunak seperti ponsel untuk mobil.

Tesla juga membuka patennya pada 2014 untuk mendorong kolaborasi industri, dan bekerja sama dengan mitra seperti Panasonic, LG, dan CATL. Secara keseluruhan, ide-ide ini berakar pada sejarah EV sejak 1800-an (seperti penemuan Robert Anderson pada 1832), tetapi Tesla mempopulerkannya dengan fokus pada performa, keberlanjutan, dan inovasi vertikal.

Bagaimana menurut anda ?.
——-
[Rakyat.id]

You may also like