Perbandingan Antonio Vivaldi, Johann Sebastian Bach, dan George Frideric Handel
Ketiganya adalah raksasa era Baroque (sekitar 1600–1750) yang paling terkenal. Mereka hidup di zaman yang sama, tetapi latar belakang, gaya, dan pengaruhnya sangat berbeda.
Tabel Perbandingan Singkat
Aspek
1. Antonio Vivaldi (1678–1741) 2.Asal 3.Julukan 4.Pekerjaan Utama 5.Jumlah Karya 6.Gaya Utama 7.Karya Terkenal 8.Pengaruh 9.Perbedaan Gaya Musik
Vivaldi: Bach: Handel: Kesamaan
Semua hidup di era Baroque: menggunakan basso continuo, ornamentasi, dan kontras dinamis (loud-soft). Saling terkait: Kesimpulan Populer Banyak pendengar modern menyukai Vivaldi karena mudah dinikmati, Bach karena kedalamannya, dan Handel karena kemegahannya. Semoga suka.
Sumber {darisegalasumber}
J.S. Bach (1685–1750)
G.F. Handel (1685–1759)
Venesia, Italia
Jerman (Thuringia).
Jerman (Halle), kemudian Inggris.
“The Red Priest” (Il Prete Rosso).
“The Leipzig Cantor”.
“The Great Saxon”.
Guru di panti asuhan (Ospedale della Pietà), komponis opera & concerto.
Organis gereja, Kapellmeister, guru.
Komponis opera, oratorio, musik kerajaan Inggris.
>500 concerto, ~50 opera.
>1.000 karya (cantata, fugue, passion, dll.).
~40 opera, 20+ oratorio, concerti grossi.
Melodis, ritmis, cerah, program music (menggambarkan cerita/alam).
Kontrapuntal kompleks, polyphony, intelektual & spiritual.
Dramatis, vokal megah, teater, melodi yang mudah diingat.
The Four Seasons, Gloria RV 589, L’Estro Armonico
Brandenburg Concertos, Matthäus-Passion, Well-Tempered Clavier, Mass in B Minor
Messiah (Hallelujah Chorus), Water Music, Music for the Royal Fireworks
“Bapak Concerto” – mempopulerkan bentuk concerto solo
“Bapak Musik Modern” – dasar harmoni & kontrapunt
Populer di zamannya, pengaruh besar pada musik Inggris & oratorio
Musiknya energik, ceria, dan mudah diakses. Ia ahli dalam concerto (bentuk di mana satu atau beberapa solois berdialog dengan orkestra). Gaya Italia yang “panas” — banyak ritme cepat, melodi indah, dan efek alam (The Four Seasons adalah contoh terbaik program music). Kurang kompleks dalam kontrapunt dibanding Bach.
Musiknya paling intelektual dan mendalam. Mahir sekali dalam kontrapunt (beberapa melodi yang berjalan bersamaan dengan sempurna). Lebih religius, struktural, dan matematis. Bach sering mengambil ide dari Vivaldi (ia menyalin dan mengadaptasi beberapa concerto Vivaldi untuk organ/harpsichord). Dianggap sebagai puncak Baroque.
Musiknya paling dramatis dan teatrikal. Ia unggul dalam musik vokal besar-besaran (opera dan oratorio). Lebih “internasional” — menggabungkan gaya Italia, Jerman, dan Inggris. Lebih fokus pada emosi manusia dan kemegahan daripada kerumitan teknis seperti Bach. Messiah-nya masih sangat populer hingga sekarang.
Sangat produktif dan virtuos.
Berpengaruh besar hingga hari ini.
Bach mengagumi dan mempelajari Vivaldi; Handel dan Bach lahir di tahun yang sama (1685) tapi tidak pernah bertemu.
Vivaldi = Denyut jantung Baroque (energi & melodi).
Bach = Otak/Pikiran Baroque (kedalaman & kerumitan).
Handel = Suara Baroque (drama & kemegahan).
Musik mempunyai para penikmat, pendengar serta semangat tersendiri bagi personal yang mendengarkan serta merasakan kisah kesehariaanya.
—————————
[rakyat.id]

